Getaran Cinta Dari Sang Khaliq
Sabtu (10/04/2021) siang tadi jagad raya
dihebohkan dengan guncangan yang berasal dari laut 90 km barat daya Kota
Malang. Gunjangan tersebut bukan hanya dirasakan oleh daerah-daerah di Jawa
Timur, namun juga berdampak hingga wilayah Mataram, Kuta, Denpasar, dan Lombok.
Bahkan getarannya juga dapat dirasakan hingga bumi Angling Dharma, Bojonegoro.
Getaran yang datang menghebohkan orang-orang di siang hari tersebut tidak
berlangsung lama, hanya beberapa detik saja. Namun, kemiringannya dapat
dirasakan dengan seksama, asalkan dalam keadaan terbangun dan sadar, alias
tidak sedang tidur nyenyak, ya! :)
Getaran yang hadir menjelang datangnya
bulan suci Ramadhan tersebut memberikan sinyal, bahwa hendaknya manusia-manusia
di bumi ini segera bertaubat dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Khaliq.
Aroma khas bulan yang mulia sudah tercium dimana-mana. Marilah kita perbanyak
tasbih dan tahmid, serta saling menolong antarsesama. Membantu dalam hal
kebaikan tentunya. Karena kita sebagai manusia adalah makhluk sosial yang
saling membutuhkan satu diantara yang lainnya.
Goncangan yang berasal dari laut tersebut adalah bentuk getaran cinta dari Sang Khaliq. Dia memanggil dan memperingatkan manusia di bumi agar kembali menyeimbangkan antara kepentingan duniawi dan ukhrawi. Karena bencana kemanusiaan Covid-19 belum bisa menyadarkan kepada manusia bahwa yang Maha Agung adalah Dia, dan hanya Dia. Getaran cinta siang tadi adalah bukti dari kebesaran-Nya. Hanyalah Dia yang mampu menghidupkan, dan hanyalah Dia yang mampu mematikan. Semoga kita semua dapat berjumpa dengan bulan lahirnya kitab suci Al-Qur’an, serta dapat menikmati tadarus Qur’an. Demi mengecup hikmah kehidupan yang merupakan misi utama dari Sang Khaliq, pencipta alam raya.
Ikan
tongkol nyangkut di gigi,
Ada
santri nyangkut di gigi.
Hati
dongkol buanglah pergi,
Kembali fitri di bulan yang suci.
Comments
Post a Comment