MEMBACA HIKMAH DIBALIK CORONA
Buku adalah kumpulan dari kertas-kertas yang disusun menjadi satu-kesatuan yang diatasnya terukir sebuah pesan melalui tinta-tinta kebajikan. Banyak orang yang setuju bahwa buku adalah jembatan ilmu. Sebab dengan benda itu, kita dapat mengasah pemikiran dan menambah pengetahuan.
Jika para Nabi terdahulu diberi kemuliaan oleh Allah dengan berbagai mukjizat yang sangat hebat dan semua mata takjub melihatnya, namun berbeda dengan salah satu mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW., yaitu kitab suci Al-Qur'anul Karim. Didalamnya terangkum berbagai nasehat, kisah-kisah, ilmu pengetahuan, serta janji-janji Allah yang akan diberikan kepada orang-orang yang beriman. Selain itu, Al-Qur'an juga menjadi pedoman hidup 'Way of Life' untuk umat manusia yang hidup di akhir zaman seperti sekarang. Selain itu, para Nabi terdahulu menerima sebuah mukjizat hanya ditujukan kepada para umat yang hidup pada masa itu, tetapi berbeda dengan mukjizat Nabi Muhammad, yaitu Al-Qur'an. Al-Qur'an merupakan mukjizat yang ditujukan kepada semua umat manusia yang hidup pada masa kini dan nanti. Wahyu pertama yang diantarkan oleh Malaikat Jibril adalah QS. Al-Alaq ayat 1 sampa 5. Ayat tersebut mengandung makna tentang pentingnya kegiatan membaca.
Saat ini kita sedang berhadapan dengan sebuah keadaan yang seakan-akan berjalan dengan lambat. Hal tersebut dikarenakan dengan datangnya makhluk tak kasat mata, yaitu Corona. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona merupakan jenis baru dari coronavirus yang dapat menular pada manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, lansia, orang dewasa, bahkan anak-anak. Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).
Dengan adanya virus tersebut, kehidupan yang tenang dan terbiasa berkerumun, mendadak tersentak dan hening. Masyarakat mulai berbenah diri untuk membiasakan hidup sehat dan menjaga kebersihan. Padahal sejatinya, hal tersebut sudah disampaikan oleh Allah SWT. dalam kitab suci Al-Qur'an. Hal tersebut menggambarkan bahwa orang-orang yang kurang membaca dan menghayati firman-Nya. Banyak orang yang sibuk dengan urusan duniawi, sehingga lalai untuk membaca surat cinta dari-Nya.
Namun, di sisi lain dengan adanya virus Corona, kita dapat mengambil hikmah darinya. Salah satunya adalah mendekatkan hamba kepada Sang Pencipta. Karena alam raya ini adalah milik-Nya.
Yakinlah bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluar. Setiap penyakit ada obatnya. Dan obat yang paling utama adalah membaca Al-Qur'an. Sebab salah satu dari sifat Al-Qur'an adalah sebagai obat/penyembuh. Sebagaimana yang termaktub dalam firman-Nya, "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Yunus [10]:57)
Follow me on IG @Firda_RRW
Comments
Post a Comment