Mengenal Lebih Dekat Pejuang Literasi J. F. X. Hoery
Budayawan
yang sangat mencintai sastra Jawa ini telah tertarik dengan bahasa Jawa sejak
kecil. Jadi tak heran jika mayoritas hasil karyanya menggunakan bahasa Jawa.
Menurutnya, bahasa Jawa mengandung perasaan budi pekerti luhur. Jadi, sudah
selayaknya bahasa Jawa harus dikenalkan dan dilestarikan, terutama pada
generasi muda yang hidup di era serba digital seperti saat ini. Pada kesempatan
Safari Literasi Budaya FTBM Bojonegoro, beliau berpesan bahwa bahasa Jawa harus
dihidupkan kembali dan diimplementasikan secara utuh. Hal tersebut dipandang
urgen, sebab saat ini perilaku sopan santun generasi muda telah mengalami
kemerosotan.
Karya
tulisnya telah berhasil mendapatkan banyak penghargaan, apresiasi, bahkan rekor
MURI. Selain aktif menulis, beliau juga aktif membimbing para mahasiswa dari
berbagai instansi perguruan tinggi Nusantara yang mencintai dan sedang meneliti
tentang budaya dan bahasa Jawa berikut sejarahnya. Kediamannya yang terletak di
Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro memiliki perpustakaan pribadi yang cukup
luas. Di dalamnya menyimpan hampir 4000 buku, baik karya penulis lokal maupun
mancanegara. Di perpustakaan tersebut juga terdapat buku-buku tebal yang
didalamnya berisi tentang sejarah perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan
kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari kisah perjuangan Romo Hoery dalam menggaungkan literasi tersebut mengajarkan kepada generasi muda, khususnya bagi volunteer literasi FTBM untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, serta melestarikan budaya Jawa. Semangat literasi juga harus dipupuk dan dirawat, agar dapat memberikan banyak kemaslahatan bagi lingkungan sekitar. (RRW)
Comments
Post a Comment